PYP Merayakan Global School Play Day!
oleh Siswa Kelas 5/6
Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana Global School Play Day (GSPD) dimulai? Pada tahun 2015, Scott dan Tim Bedley, Eric Saibel, Oliver Schinkten, Misty Higgins, dan Bethany Chaffin terinspirasi oleh pengamatan mereka bahwa banyak sekolah lebih fokus pada ujian akademik dan memiliki lebih sedikit kesempatan untuk bermain bebas tanpa aturan. Maka, pada tanggal 4 Februari 2015, GSPD pertama kali diselenggarakan dengan lebih dari 65.000 siswa yang berpartisipasi. Jumlah peserta terus bertambah setiap tahun dan kini dirayakan di lebih dari 65 negara!
Pada GSPD, siswa bermain tanpa layar, tanpa instruksi orang dewasa, dan tanpa permainan yang terstruktur. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan sosial, serta kemampuan pemecahan masalah bersama teman-teman mereka. Menurut psikolog Dr. Peter Gray, “penurunan waktu bermain bebas adalah alasan meningkatnya kecemasan dan depresi pada anak-anak, menurunnya empati, meningkatnya narsisme, serta berkurangnya kreativitas.” Bermain bebas dan imajinatif sangat penting untuk perkembangan emosional anak-anak.
Di MIS, kami memulai hari dengan membuat tiga kesepakatan: menghormati diri sendiri, menghormati orang lain, dan menjaga properti. Kemudian, banyak aktivitas yang dibuat oleh siswa di berbagai kelas. Beberapa siswa memilih untuk mewarnai, membangun dengan tanah liat, membuat sesuatu dengan Lego, membangun benteng, membuat kandang untuk hewan liar, serta bermain dengan boneka. Kami juga bermain di berbagai area bermain di kampus, di gym, bahkan di kolam renang! Pada akhir hari, kami berbagi susu dan foto dari kegiatan yang telah kami lakukan.
GSPD penting karena mengingatkan kita bahwa bermain adalah bagian dari perkembangan kita. Bermain bebas membantu kita belajar bersosialisasi, berbagi, terlibat, bernegosiasi, dan menghormati satu sama lain. Tahun ini adalah tahun ke-10 MIS merayakan GSPD, dan ini adalah tradisi yang menyenangkan bagi kita semua!