Berlari untuk Tujuan Mulia:
MIS Color Run Lap-a-Thon Dukung Korban Banjir
oleh Ms. Imelda Hutabarat, Koordinator Service as Action (SA) dan Creativity, Activity, and Service (CAS)
Ketika banjir melanda Sumatera Utara pada tanggal 26 November 2026, komunitas MIS memilih untuk mengambil tindakan yang bermakna. Para siswa, orang tua, dan guru bersatu untuk mendukung para korban banjir melalui kegiatan Color Run Lap-a-Thon yang penuh keceriaan, yang diselenggarakan di Medan Independent School pada Rabu, 17 Desember 2026.
MIS secara rutin mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) melalui berbagai kegiatan dan program sekolah. Melalui kegiatan ini, MIS kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung SDGs, khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah kepada anak-anak yang terdampak banjir di Sibolga. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak yang terdampak banjir tetap dapat melakukan proses belajar meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Sungguh menginspirasi melihat komunitas MIS bersatu dan menunjukkan berbagai profil pelajar IB, seperti peduli, berpikiran terbuka, dan berani mencoba. Sebelum kegiatan berlangsung, setiap siswa menerima lembar janji atau pledge sheet dan kemudian mencari dukungan dengan membagikan tujuan kegiatan ini kepada keluarga dan teman-teman mereka, baik di dalam maupun di luar komunitas sekolah.
Selama acara berlangsung, para siswa, orang tua, dan guru dengan penuh semangat berlari bersama dari satu putaran ke putaran berikutnya. Serbuk warna-warni menambah keseruan dan kegembiraan, menjadikan hari tersebut sangat berkesan. Komunitas MIS saling berinteraksi, saling mendukung, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama dengan berlari sebanyak mungkin putaran guna mengumpulkan donasi, dan melalui kegiatan ini berhasil mengumpulkan sebanyak Rp. 67.923.000.
Pengalaman bermakna ini membantu para siswa mengembangkan ketekunan, serta memperkuat keterampilan untuk belajar, yaitu keterampilan berpikir, sosial, komunikasi, dan manajemen diri. Para siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam bahwa tindakan sederhana mereka dapat memberikan dampak yang berarti bagi orang lain. Salah satu siswa bahkan berbagi bahwa ia merasa sangat senang karena dapat membantu sesama sambil menikmati kegiatan yang menyenangkan.
Melalui kegiatan seperti ini, MIS terus mendorong para siswa untuk mengambil tindakan nyata dan tumbuh menjadi warga dunia yang berpikiran global.













